Mikrotik ROS 5.x

Keren juga yang versi 5 ini. Kalau di wireless CPE, di bagian wireless registration sudah dapat diketahui perkiraan jarak antara CPE dan AP. Seperti di perangkat canopy wireless.
Sebelumnya untuk versi 4.xx seperti gambar di bawah ini.

Nah untuk yang versi 5, hasilnya seperti di bawah ini.

Seperti kita ketahui bersama, untuk mengetahui kualitas link di wireless client mikrotik, yang perlu jadi perhatian adalah ccq dan throughput. Makin besar persentase CCQ, makin besar juga throughput. Dan juga tak kalah pentingnya adalah signal to noise. Kalau di ISP kami sih, yang menjadi standar minimal adalah 25dB. Mungkin aku yang salah atau benar, ini hanya hitung-hitungan aku saja, gak ada yang pernah bilang ke aku benar atau enggaknya, karena aku belum ada ikutan training wireless mikrotik MTCWE. Besar minimal bandwidth upload/download yang dapat ditransfer dari AP ke CPE adalah persentase CCQ dikalikan throughput.
Nah, kalau dari contoh gambar di bawah ini berarti, throughput 7362 x 23% utk upload dan 7362×22% untuk download. sehingga hasilnya utk upload 1693kbps, dan download 1619kbps.

Dari pengalaman di lapangan sih kelihatannya memang begitu. Tapi mungkin di daerah lain yang belum banyak jaringan wireless lebih berbeda hasilnya.
BTW, sorry yah, bagian IP Address-nya dicoreng hitam, nanti kalau awak kasi tunjuk, dipikir mo pamer IP Publik pulak, terus ada pulak yang jahil mencoba meng-hack bisa kacau, pengetahuan awak belum seberapa soalnya :D

Advertisement
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.